Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker terbanyak di Indonesia. Berdasarkan Pathological Based Registration di Indonesia, kanker ini menempati posisi pertama dengan angka kejadian sebesar 18,6%. Sekitar 12 dari 100.000 wanita di indonesia didiagnosis terkena kanker payudara. Selain perempuan, kanker payudara ini juga dapat dialami oleh laki – laki sekitar 1 % dari total kasus. Di Indonesia, lebih dari 80% kasus ditemukan ketika sudah stadium yang lanjut, dimana upaya pengobatan pada stadium ini sudah sulit dilakukan. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui tentang upaya pencegahan, diagnosis dini, pengobatan kuratif maupun paliatif, serta upaya rehabilitasi yang baik, agar pelayanan pada penderita dapat dilakukan secara optimal.
Mini Symposium kali ini mengangkat tema, yang juga bertepatan dengan Breast Cancer Awareness Month, yaitu “What Should be Known About Breast Cancer?” yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom pada tanggal 24 Oktober 2020. Adapun narasumber yang kami hadirkan adalah dr. Nilam Smaradhania, Sp. B(K)Onk, M. Kes, dokter spesialis bedah onkologi, dan Dr. Nurlina Subair, M. Si, ketua Makassar Cancer Care Community (MC3). Para narasumber membahas tentang pengertian, faktor risiko, dan ciri-ciri dari kanker payudara serta bagaimana pengalaman menjadi survivor breast cancer dan apa yang melatarbelakangi berdirinya komunitas ini. Para narasumber juga memberikan edukasi kepada peserta Mini Symposium bagaimana melakukan deteksi dini yang tepat.
Diharapkan setelah mengikuti Mini Symposium ini, masyarakat bisa lebih menyadari tentang bahaya kanker payudara serta rutin melakukan deteksi dini dan menghindari faktor pencetus kanker ini.
#MedicalYouthResearchClub
#ResearchIsFun
