HELLO

Did You Know?

Jaring laba-laba bisa mengobati luka ?

     Mayoritas dari kalian pasti sudah pernah melihat jaring laba-laba. Tapi tahukah kalian kalau sebenarnya jaring laba-laba itu bisa membantu loh dalam mengobati luka? Penasaran? Simak penjelasan berikut!

      Laba-laba adalah sejenis hewan berbuku-buku dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap, dan tak memiliki mulut pengunyah.

      Jaring laba-laba adalah polimer alami yang terdiri dari asam amino berulang yang mengandungprotein fibrin. Jaring laba-laba telah menarik perhatian komunitas ilmiah terutama karena sifat mekanik dan biokimianya yang sangat baik (seperti biokompatibilitas dan biodegradabilitas) . Karakteristik ini telah membangkitkan minat besar dalam mengkloning dan mengekspresikan material serta meniru sifat-sifat ini dalam sistem polimerik. Protein jaring laba-laba rekombinan memiliki prospek yang luas dalam perbaikan jaringan, perbaikan kerusakan saraf, sendi buatan, tendon buatan, dan ligamen buatan.

      Dalam penelitian sebelumnya, protein jaring laba-laba rekombinan, telah diklon dan diekspresikan oleh sebuah laboratorium dan disebut pNSR16. Polyvinyl alcohol (PVA) adalah polimer sintetis yang larut dalam air dengan membran yang sangat baik. Polimer ini telah banyak diterapkan dalam biomedis seperti kornea buatan, spons obat, dan tulang rawan buatan.

     Sebuah penelitian yang menggunakan membran pNSR16/PVAD pada luka bakar tikus Sprague Dawley menunjukkan bahwa proses kontraksi luka dapat lebih dipercepat oleh membran tersebut. Pembentukan jaringan granulosa lebih cepat pada luka yang diobati dengan membran tersebut dibandingkan pada kelompok lainnya. Dari penelitian itu, dibuktikan bahwa membran pNSR16/PVA dapat digunakan sebagai pembalut luka untuk mempercepat penyembuhan luka. Kandungan hidroksiprolin yang lebih tinggi (asam amino utama dalam kolagen) pada luka yang sembuh merupakan indikator regenerasi kulit yang baik.

   Dalam studi terbaru, protein jaring laba-laba rekombinan dimodifikasi secara genetik dengan motif dari fibronektin untuk meningkatkan adhesi sel. Ekspresi kolagen tipe I dan tipe III yang lebih tinggi mendukung proses renovasi jaringan dan tahap penyembuhan lanjutan setelah perawatan dengan menggunakan jaring laba-laba.

 

Referensi :

Chouhan D, Das P, Thatikonda N, Nandi SK, Hedhammar M, Mandal BB. Silkworm Silk Matrices Coated with Functionalized Spider Silk Accelerate Healing of Diabetic Wounds. ACS Biomater Sci Eng [Internet]. 2019 Jul 8 [cited 2021 Jan 29];5(7):3537–48. Available from: https://pubs.acs.org/doi/abs/10.1021/acsbiomaterials.9b00514

Salehi S, Koeck K, Scheibel T. Spider silk for tissue engineering applications [Internet]. Vol. 25, Molecules. MDPI AG; 2020 [cited 2021 Jan 29]. Available from: /pmc/articles/PMC7037138/?report=abstract

Zhao L, Chen D, Yao Q, Li M. Studies on the use of recombinant spider silk protein/polyvinyl alcohol electrospinning membrane as wound dressing. Int J Nanomedicine [Internet]. 2017 Nov 2 [cited 2021 Jan 29];12:8103–14. Available from: /pmc/articles/PMC5679674/?report=abstract


#ResearchIsFun

MY JUHSSI (MY SIMPOSIUM- PART 2)

miniso....

   Setelah sukses melakukan MINISO part 1 pada tanggal 19 Maret 2021 lalu, teman-teman dari MY JUHSSI kembali menyelenggarakan Mini Symposium (MINISO) Part 2 yang berlangsung pada hari Sabtu, tanggal 12 Juni 2021. Tema yang diangkat kali ini adalah “Dengue Haemorraghic Fever 101 : What is it and How to deal with it?”. Sesuai dengan temanya, tujuan dari MINISO ini pun pastinya berkaitan dengan penyakit DBD, dimana diharapkan bahwa dengan adanya MINISO ini bisa menambah pengetahuan baik bagi mahasiswa maupun masyarakat umum mengenai dasar-dasar dari DBD seperti penyebab, tanda dan gejala, cara penyebaran, pencegahan serta penanganannya serta bagaimana caranya sehingga kita bisa membedakan antara DBD dengan COVID-19. Selain itu, tentu saja salah satu tujuan dari MINISO ini adalah agar MYRC mampu mempertahankan eksistensi keilmiahan internal anggotanya (pada khususnya) dan mahasiswa FK Unhas (pada umumnya). MINISO diikuti oleh 204 peserta dimana terdapat 2 pemateri. Pemateri pertama adalah dr. Isra Wahid, Ph.D yang membawakan materi tentang “Do we really know what DHF is?” dan pemateri kedua adalah dr. Ninny Meutia Pelupessy, Sp.A dengan materi “How do we survive DHF?”
    MINISO dimulai pada pukul 16.00 WITA dan diawali dengan pembukaan oleh MC yang juga bertindak sebagai moderator acara lalu dilanjutkan dengan pemutaran video singkat mengenai DBD. Sebelum pemberian materi 1 oleh dr. Isra, ada games hoax/fakta yang disiapkan oleh panitia dimana di dalamnya terdapat 3 pertanyaan. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan pemaparan materi 1. Setelah pemaparan materi, ada sesi diskusi dan terakhir adalah penyerahan sertifikat kepada pemateri. Mekanisme untuk materi 2 sama dengan materi 1, dimana ada games, pemaparan materi, diskusi dan penyerahan sertifikat. 
  Selamat untuk suksesnya (lagi) pelaksanaan MINISO teman-teman MY JUHSSI. Tetap semangat untuk MINISO-MINISO selanjutnyaaaa.

OPREC MYRC-TECHNICAL MEETING (TM) & PEMBUKAAN

      Sama seperti kepengurusan sebelumnya, tentu akan dibutuhkan adanya recruitment anggota agar suatu organisasi bisa tetap bertahan dan mahasiswa-mahasiswa yang ingin menjadi anggota dalam organisasi itu bisa diberi jalan. Pelaksanaan suatu Oprec membutuhkan cukup banyak persiapan sehingga tentu akan ada banyak rapat rutin bahkan sebelum pembukaan resmi dilakukan. Sebelum pembukaan juga, akan dilakukan Technical Meeting (TM) oleh panitia dimana TM ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai aturan-aturan, timeline dan semua penjelasan seputar tahapan Oprec termasuk di dalamnya adalah syarat-syarat kelulusan. Beberapa tahapan itu dimulai dari BRAIN (Basic Course, Training and Interview), PENDAMPINGAN, PREPETITION (Preparation and Research Proposal Competition), MAPEL (Magang Penelitian) dan yang terakhir adalah I-MYRC (Inauguration of MYRC).
       Tema Oprec adalah “Memupuk Jiwa Penelitian dan Keilmiahan demi membentuk Insan Peneliti Muda yang Adaptif dan Kontributif”. Pelaksanaan TM tahun ini sekaligus dirangkaikan dengan pembukaan Oprec MYRC yang merupakan kegiatan wajib untuk diikuti oleh mahasiswa yang ingin bergabung dengan MYRC. TM dan Pembukaan Oprec dilaksanakan pada Jumat, 18 Juni 2021 dimana jumlah peserta yang hadir sekitar 140 orang dari 100 target yang ditentukan sebelumnya (mahasiswa FK angkatan 2019 & 2020). Kegiataan dihadiri oleh Executive Director (ED) MYRC, Presiden BEM Kema FK Unhas, juga oleh dokter pembina MYRC seperti dr. Rina Masadah, dr. Andi Alfian dan dr. Firdaus Kasim sekaligus membuka secara resmi Oprec MYRC 19 tahun 2021.
          Selamat bertugas untuk teman-teman panitia dan semangat untuk calon-calon anggota baru MYRC FK UNHAS. Semoga semuanya bisa berjalan lancar dan bisa menghasilkan anggota-anggota yang kompeten dan mau berproses.

OPREC MYRC- BRAIN PART 1 (INTERVIEW)

      Brain atau Basic Course, Training and Interview adalah tahapan awal dari pelaksanaan Oprec MYRC. Ada beberapa part untuk pelaksanaan BRAIN itu sendiri dan yang menjadi part pertama adalah pelaksanaan interview. Interview tentu menjadi bagian penting untuk kegiatan Oprec dimanapun itu. Karena melalui ini, para pewawancara akan bisa bertemu dan berbincang langsung dengan calon anggota baru. Selain itu, melalui interview beberapa poin penilaian bisa didapatkan hanya dengan mendengar jawaban yang dilontarkan ataupun dengan melihat mimik wajah seseorang yang diwawancarai. Target dari pelaksanaan Oprec ini sebenarnya adalah angkatan 2020, tapi tetap juga terbuka bagi angkatan 2019 yang belum menjadi anggota dan mau menjadi bagian dari MYRC.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Juni 2021 via zoom meeting dimana nantinya  masing-masing peserta akan di breakout ke room yang di dalamnya ada 1 orang interviewer dan akan diwawancarai selama 15 menit. Adapun yang menjadi interviewer adalah Preskoord MYRC, DPO dan kakak-kakak senior yang berkesempatan untuk ikut.
Sama seperti tujuan pelaksanaan interview pada umumnya, dimana diharapkan bahwa melalui interview ini kita bisa  mengetahui potensi-potensi dari calon anggota MYRC, apa motivasi untuk masuk dan bergabung menjadi anggota MYRC, dan apa  komitmen dari calon-calon anggota jika diterima.
Semangat teman-teman panitia dan para calon anggota MYRC !!
         Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya mengenai MY CALL diunggahan mading bulan Februari (Untuk yang penasaran, boleh dibaca setelah membaca mading bulan ini. Heheh), di bulan Juni ini tepatnya hari Minggu, 13 Juni 2021 MY CALL kembali dilaksanakan. Pada kunjungan kerja kali ini pihak MYRC yang mengundang SCORE (Standing Committee on Research Exchange) PEMA FK USU (Universitas Sumatera Utara).
          Masih sama seperti sebelumnya, kunjungan kerja kali ini masih dilaksanakan via zoom meeting tapi tentu saja tidak mengurangi antusiasme dari kedua lembaga ilmiah (Lembil). Ajang ini menjadi salah satu cara untuk memupuk silaturahmi antar keduanya, sekaligus untuk berbagi ilmu serta pengalaman-pengalaman dari masing-masing anggota. Sedikit yang berbeda dari pelaksanaan MY CALL sebelumnya adalah tidak adanya breakout room pada MY CALL kali ini. Jadi semua peserta tetap berada di room utama untuk mendengarkan pemaparan materi dari semua departemen yang ada dalam organisasi tersebut.  
            MY CALL dimulai pada pukul 20.00 WITA yang diawali dengan adanya pembukaan oleh MC,  dilanjutkan dengan perkenalan anggota dari kedua lembil. Baru setelah itu, masing-masing koordinator akan memaparkan apa saja program kerjanya dan pengalaman-pengalaman yang dimiliki selama bergabung dengan lembil tersebut.  Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan ucapan terima kasih dari kedua lembil atas ilmu, pengalaman serta waktu yang sudah diluangkan beserta penyerahan plakat oleh masing-masing ketua lembil sebagai bentuk penghargaan.
Dengan konsep yang semakin matang, selamat sekali lagi untuk suksesnya MY CALL II ini teman-teman!
 
           Eksistensi suatu organiasi tentu harus dipertahankan. Salah satunya adalah dengan terus memperkenalkan organisasi itu agar bisa diketahui banyak orang sehingga akan menarik minat untuk ikut bergabung di `dalamnya. Di organisasi MYRC sendiri, yang mempunyai tugas untuk itu adalah MY STARS. MY STARS hadir sebagai satu proker untuk memperkenalkan dan meningkatkan pengetahuan tentang MYRC kepada mahasiswa baru FK Unhas dan mahasiswa angkatan sebelumnya yang belum menjadi aanggota MYRC.
        MY STARS berlangsung  pada tanggal 14 Juni 2021 dan dimulai pada pukul 15.30 WITA melalui via zoom. Jumlah peserta yang hadir kurang lebih 200  orang dan dihadiri oleh 2 narasumber yaitu dr. Muhammad Dwi Wahyu dan Ahmad Taufik Fadillah Zainal, S.Ked sedangkan moderator acara diambil alih oleh saudara Arman Caesar Ramadhan. Rangkaian acara di awali dengan pembukaan, pemutaran video kompilasi dan official MYRC. Kemudian diambil alih oleh PJ games dan dilanjutkan dengan sharing session oleh 2 expert. Item acara terakhir dari MY STARS adalah penampilan karya-karya dari anggota MYRC yang berprestasi di bidangnya. Sebelum penutupan, panitia mengadakaan post-test dengan hadiah berupa saldo ovo.
Good job team! Dan untuk adik-adik semoga tertarik untuk menjadi bagian dari MYRC

 

            Presentasi delegasi merupakan bagian dari Program Kerja MY Delegation yang diselenggarakan oleh Departemen Public Relation MYRC. Tujuan dari kegaiatan ini adalah untuk memberikan fasilitas kepada delegasi MYRC yang lolos menjadi finalis pada perlombaan ilmiah agar dapat berlatih untuk melakukan presentasi dihadapan peserta lain dan juri. Selain itu, delegasi juga dapat berlatih menjawab pertanyaan yang diajukan oleh juri, sehingga menjadi lebih terlatih dalam menjawab pertanyaan maupun menanggapi pernyataan yang dapat muncul pada saat perlombaan. Tujuan utama dari presentasi delegasi ini adalah untuk membantu delegasi MYRC dalam mempersiapkan presentasinya sebagai finalis lomba.
     Presentasi delegasi MYRC yang merupakan finalis INAMSC 2021 dilaksanakan pada 8 Juni 2021 dan diikuti oleh 3 tim delegasi, di antaranya 2 tim cabang lomba poster publik dan 1 tim cabang lomba literature review. Presentasi delegasi ini dibagi dalam 2 tahap. Tahap pertama pada pukul 09.00 WITA untuk cabang lomba poster publik dengan juri dr. Aminuddin, M.Nut&Diet., Ph.D. Tahap dua dilaksanakan pada pukul 21.00 WITA untuk cabang lomba literature review dengan juri Eddy Zulfikar, S.Ked. Presentasi dimulai dengan pemaparan dari setiap tim delegasi, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Juri memberikan penilaian berdasarkan dengan format penilaian yang terlampir pada guideline INAMSC 2021, serta memberikan masukan-masukan terkait presentasi dan cara menjawab para delegasi agar menjadi lebih siap untuk mengikuti final INAMSC 2021.
Yuk kita lihat bagaimana kerennya presentasi para delegasi MYRC ini!
Lagi- lagi dengan bangga anggota MYRC berhasil meraih 2 juara dalam perlombaan yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (MEDJONSON) 2021 yang dilaksanakan pada tanggal 20 Mei lalu. Dalam bidang lomba yang berbeda, total ada 3 anggota MYRC yang menuliskan namanya dalam daftar para juara. Mereka adalah :

Juara 2 Esai Ilmiah

Aria Adiputra Yusuf (MYRC 18 1164)

Juara 3 Poster Publik

Revina Raissa Gunawan (MYRC 18 1209)
Sanaya Winarta (MYRC 18 1215)
Terima kasih untuk selalu berusaha memberikan hasil terbaik disetiap lomba kakak-kakak. Terima kasih untuk setiap prestasi yang tak hentinya ditorehkan. Semoga hal-hal seperti ini akan selalu menjadi motivasi baik untuk yang sudah menjadi pemenang ataupun untuk anggota MYRC lainnya.
Sekali lagi, selamat !!