DID YOU KNOW - Chewing Gum
Permen Karet Bisa Meningkatkan Fokus?
Saat kita belajar ataupun mengerjakan hal-hal penting lainnya tentu kita perlu fokus terhadap apa yang kita kerjakan. Tentu akan sangat menjengkelkan apabila kita sulit fokus dalam hal tersebut. Nah maka dari itu, pernahkah kalian mendengar teori tentang mengunyah permen karet? Penasaran? Simak penjelasan berikut!
Fungsi mengunyah yang paling dominan adalah untuk menghancurkan makanan dalam membantu proses menelan dan pencernaan. Tetapi ternyata selain itu, penelitian terbaru menemukan adanya fungsi yang cukup mengejutkan dari mengunyah terhadap kerja otak. Permen karet digunakan untuk menjaga kewaspadaan dan menghindari kantuk saat mengoperasikan kendaraan atau belajar. Juga, kesehatan mulut yang buruk seperti periodontitis dan kehilangan gigi dapat menjadi faktor risiko penurunan kognitif pada orang tua. Temuan ini mendukung konsep bahwa mengunyah sangat terkait dengan fungsi kognitif seperti belajar dan memori serta menjaga dan meningkatkan fokus.
Dalam studi lain didapatkan bahwa mengunyah permen karet selama hari kerja juga telah terbukti meningkatkan produktivitas konsisten dengan peningkatan fokus yang berkelanjutan. Meskipun permen karet telah dihubungkan dengan peningkatan denyut jantung dalam studi eksperimental, masih belum jelas apakah aktivasi sistem saraf simpatik yang menyebabkan peningkatan kinerja dalam konteks kerja sehari-hari.
Orang yang mengunyah permen karet juga didapatkan lebih jarang stress dan juga mengurangi kecemasan. Jika mengunyah permen karet dapat mengurangi stres, artinya juga dapat mengurangi depresi. Menariknya, dalam sampel klinis pasien depresi ringan-sedang, depresi berkurang ke tingkat yang lebih besar ketika permen karet diberikan dengan obat antidepresan, dibandingkan dengan obat saja. Dalam sampel nonklinis, juga didapatkan bahwa mengunyah permen karet selama dua minggu dapat mengurangi perasaan stres, cemas, dan depresi.
Hubungan antara fungsi mengunyah dan kognitif ini telah diteliti secara empiris sejak lama. Pada tahun 1939, Hollingworth melaporkan bahwa mengunyah meningkatkan relaksasi dan kinerja fungsi kognitif seperti memeriksa angka dan mengetik. Efek relaksasi ini diteliti dengan menggunakan elektroensefalografi (EEG). Setelah itu, lebih dari dua puluh penelitian menyelidiki efek mengunyah pada fungsi kognitif menggunakan pengujian neuropsikologis modern, yang pertama dilakukan oleh Wilkinson et al. pada tahun 2002. Mereka melaporkan peningkatan kinerja memori episodik dan memori kerja spasial numerik pada kelompok yang mengunyah. Setelah itu, Tucha dkk. melaporkan bahwa mengunyah meningkatkan fokus yang berkelanjutan, meskipun tidak ada efek menguntungkan yang ditemukan pada memori. Sejak studi tersebut, isu tentang adanya efek mengunyah tetap menjadi bahan diskusi hingga saat ini. Kemudian, beberapa penelitian menyelidiki hubungan antara mengunyah dan fungsi kognitif menggunakan fMRI dan EEG untuk mengetahui mekanisme efek ini. Namun, efek mengunyah yang dilaporkan pada fungsi kognitif agak tidak konsisten dan masih belum sepenuhnya diklarifikasi.
Referensi :
Allen AP, Smith AP. Chewing gum: cognitive performance, mood, well-being, and associated physiology. Biomed Res Int. 2015;2015:654806. doi:10.1155/2015/654806
Hirano Y, Onozuka M. Chewing and attention: a positive effect on sustained attention. Biomed Res Int. 2015;2015:367026. doi:10.1155/2015/367026
MY CALL
Sebagai proker baru dari Departemen Public Relation (PR), MY CALL sejauh ini nyatanya berhasil dilakukan dengan sangat baik terbukti dari pelaksanaannya yang ditargetkan hanya 2 kali selama periode kepengurusan, tapi ternyata tanggal 12 Agustus 2021 kemarin MY CALL kembali berhasil diadakan untuk yang ketiga kalinya. Kunjungan kerja kali ini tidak hanya dilakukan dengan 1 lembaga ilmiah (lembil) untuk satu kali pelaksanaan, namun dilakukan bersama dengan 2 lembil sekaligus yaitu SRCR (Student Research Center Revolution) dari FK Universitas Jember dan CALVARIA (Medical Review and Research) dari FK UIN Malang.
Meski lagi dan lagi masih harus dilakukan via zoom meeting, namun tidak mengurangi antusiasme dari ketiga lembil untuk hadir dan saling berbagi ilmu, cerita serta pengalaman yang sudah didapatkan dari lembil masing-masing. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WITA, yang dibuka oleh 2 orang MC dari yakni satu dari SRCR dan satunya lagi dari MYRC, tapi untuk alur jalannya kegiatan semuanya diatur oleh teman-teman dari SRCR. Setelah pembukaan, selanjutnya adalah sambutan dari masing-masing ketua lembil yang dilanjutkan dengan pemaparan informasi singkat mengenai lembil dan program kerja unggulan dari lembil tersebut. Pada sesi ini, ketua lembil terlihat dengan bangga menceritakan bagaimana lembil mereka masing-masing, apa saja yang sudah dilakukan dan bagaimana lembil itu bertahan hingga sekarang.
Kegiatan selanjutnya adalah pembuatan breakout room agar peserta bisa join sesuai dengan room yang sudah ditentukan sebelumnya. Ada 5 room yang dibuka dan setiap room berisi 1-2 Departemen dari masing-masing lembil. Didalam breakout room, setiap Departemen akan memaparkan semua program kerjanya yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Berlangsung dengan cukup menyenangkan, kita bisa saling bertukar fikiran dan bisa lebih tahu bagaimana proker dari lembil lain. Setelah dari breakout room, peserta diarahkan untuk kembali ke room utama. Di room utama, panitia menyiapkan games sebelum kegiatan ditutup. Ada games menebak judul lagu, menebak nama iklan, menebak nama film, menebak nama tokoh, dan lain-lain. Games berlangsung dengan sangat menyenangkan, canda dan tawa tidak pernah berhenti dikeluarkan oleh peserta jika ada peserta lain yang memberi jawaban “aneh”. Kegiatan diakhiri dengan pemberian plakat dari masing-masing lembil ke lembil lain sebagai tanda ucapan terima kasih dan tentunya sebagai suatu kenang-kenangan.
Sungguh kegiatan yang begitu banyak memberi tawa, terima kasih teman-teman dari SRCR FK UNEJ dan CALVARIA FK UIN Malang. Semoga dilain waktu bisa bertemu secara langsung, mungkin itu di Jember atau di Malang atau di Makassar.
MYRC X BEM – Diskusi Ready to PIMNAS 2
Setelah pelaksanaan diskusi pertama dilakukan pada tanggal 24 Juni 2021, 2 Agustus 2021 kemarin kembali dilakukan Diskusi Ready to PIMNAS 2 oleh MYRC yang berkolaborasi dengan BEM. Jika diskusi pertama diisi dengan sharing-sharing dari para alumni PIMNAS terkait pengalamannya, maka dalam diskusi kali ini diisi dengan pemberian materi terkait pelaksanaan PIMNAS. Tujuannya masih sama, yakni diharapkan dengan adanya diskusi seperti ini bisa meningkatkan prestasi mahasiswa FK Unhas dalam pelaksanaan PIMNAS 2021.
Kegiatan berlangsung pada pukul 16.00 WITA yang dimulai dengan pembukaan oleh moderator yaitu Febby Diah S. Diskusi kali ini mengundang 1 pemateri yakni dr. Firdaus Kasim, M.Sc. yang akan membawakan materi “Tata Cara dan Penyamaan Persepsi dalam Penyusunan Laporan”. Disamping itu juga dijelaskan mengenai format laporan yang benar berdasarkan pedoman PKM 2021. Setelah pemberian materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dimana pada sesi ini peserta boleh menanyakan mengenai laporan dari masing-masing tim. Jumlah peserta dari kegiatan ini sebanyak 22 peserta yang berasal dari 13 tim PKM yang sedang menjalankan tahap pendanaan PIMNAS 2021.
Selamat berjuang teman-teman, tetap semangat sampai akhir ^-^
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN (LPJ) CATUR WULAN 2
Tidak terasa, sudah sekitar 7 bulan lamanya setelah pelantikan Badan Pengurus (BP) MYRC Periode 2021. Setengah tahun lebih mengemban amanat untuk menjalankan roda kepengurusan yang diisi dengan berbagai pelaksanaan program kerja yang sebelumnya sudah disetujui tentu bukan hal yang mudah. Selalu ada tantangan dan rintangan tersendiri yang harus dihadapi teman-teman pengurus yang tentu menyita waktu, tenaga dan fikiran.
Pada bulan April lalu, para pengurus sudah melakukan laporan pertanggungjawaban (LPJ) untuk catur wulan 1. Nah, pada bulan Agustus ini tepatnya tanggal 7 Agustus 2021 BP MYRC kembali melakukan LPJ catur wulan 2 untuk memaparkan apa saja yang telah dilakukan dan bagaimana hasil pelaksanaan program kerja yang sudah dilakukan selama 3 bulan terakhir serta sebagai bahan evaluasi untuk tiap-tiap proker. LPJ dilakukan masih melalui zoom meeting, dihadiri oleh semua BP MYRC Periode 2021, Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) Periode 2021, dan beberapa anggota MYRC lainnya. Kegiatan berlangsung dari pagi hingga sore hari, karena pada saat itu LPJ ternyata bisa diselesaikan dalam 1 hari.
Apresiasi yang sebesar-besarnya harus diberikan untuk semua BP, teamwork dan semua pihak yang terlibat, yang selama catur wulan ini selalu melakukan usaha terbaik dalam setiap proker dan kegiatan yang dilakukan. Pemaparan yang dilakukan oleh setiap departemen menunjukan hasil yang baik, entah itu untuk proker yang sudah dilaksanakan ataupun yang sedang dalam proses pelaksanaan. Tanggapan dan saran juga banyak diberikan oleh kakak-kakak DPO selama pemaparan LPJ berlangsung agar bisa dijadikan sebagai suatu evaluasi khususnya untuk program kerja yang sedang berlangsung atau program kerja yang akan dilaksanakan selanjutnya.
Terima kasih untuk semangatnya teman-teman BP, terima kasih untuk semua usaha terbaik yang sudah diberikan, dan terima kasih untuk tetap bertahan sampai sejauh ini. Kalian hebat, tetap jaga semangatnya yah untuk beberapa bulan terakhir kepengurusan ini. Good luck untuk kita semua!!
MY JUHSSI – JOURNAL READING PART 2
Journal Reading kembali dilaksanakan. Sama seperti Journal Reading Part 1, tujuan diadakannya Journal Reading Part 2 secara garis besar adalah untuk mempertahankan eksistensi keilmiahan internal anggota MYRC pada khususnya dan mahasiswa FK Unhas pada umumnya. Adapun tujuan spesifiknya tentu untuk menambah pengetahuan mahasiswa mengenai dunia penelitian seperti topik penelitian, hasil penelitan, maupun isu-isu penelitian terbaru utamanya di bidang kesehatan.
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2021 via zoom meeting. Tema yang diangkat pada Journal Reading Part 2 ini adalah “COVID-19 Update Version : Variant Delta”. Pemilihan tema yang sangat bagus, karena merupakan hal yang saat ini tengah menjadi perbincangan hangat dunia utamanya dunia kesehatan sehingga tentu akan menarik minat dari peserta untuk ikut bepartisipasi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah peserta yang bergabung yaitu 162 orang. Pemateri kegiatan ini adalah dr. Muhammad Yogi Pratama, Ph.D., membahas jurnal yang berjudul “Reduced Sensitivity of SARS-CoV-2 Variant Delta to Antibody Neutralixation”. Isi pembahasan dari jurnal ini tentang varian delta secara umum, hubungan antara varian delta dengan netralisasi antibodi, serta hubungan efektivitas vaksin dengan varian delta.
Untuk rangkaian acara sama dengan Journal Reading sebelumnya, yakni pembukaan oleh MC sekaligus moderator, pemutaran video singkat mengenai varian delta, lalu ada pre-test dan dilanjutkan dengan pembacaan jurnal oleh pemateri, setelah itu masuk sesi ice breaking (word search games), kemudian sesi tanya jawab, selanjutnya pemberian sertifikat kepada pemateri, dan yang terakhir sebelum penutupan adalah pemberian post-test serta foto bersama.
Selamat “lagi” untuk panitia atas suksesnya Journal Reading Part 2.
OPREC MYRC – MAGANG PENELITIAN (MAPEL)
Setelah lolos dari tahap pendampingan juga tahap-tahap sebelumnya, para calon anggota baru MYRC yang mengikuti OPREC masuk pada tahapan Magang Penelitian (Mapel) dengan tujuan untuk memperkenalkan lebih awal ke peserta mengenai pelaksanaan penelitian itu sendiri. Mapel dilaksanakan sekali setiap minggu, yakni pada hari sabtu dan berlangsung secara online. Jumlah peserta yang bertahan sampai pada tahap ini sebanyak kurang lebih 120 orang.
Pada tahapan ini, panitia akan mencari proposal lalu diberikan kepada masing-masing tim OPREC untuk mengumpulkan sampel yang sesuai dengan proposal yang diberikan. Pada minggu kedua, dilakukan pemberian materi sebagai bekal kepada semua tim mengenai hasil dan pembahasan karena selanjutnya mereka akan membuat sesuai dengan proposal yang mereka dapatkan. Setelah itu, terakhir adalah pelaksanaan Research Conference dimana setiap tim akan mempresentasikan apa yang telah mereka dapatkan dihadapan para expert.
CONGRATULATION – HYPOTHALAMUS 2021
“Libur namun tetap prduktif”, semboyan ini sepertinya yang dipegang oleh delegasi MYRC yang lagi lagi ditengah liburan semester ini berhasil menorehkan prestasi pada ajang HYPOTHALAMUS COMPETITION 2021.
Hypothalamus Competition adalah salah satu lomba ilmiah yang diadakan oleh SRCR (Student Research Center Revolutio) Fakultas Kedokteran Universitas Jember. Tahun ini merupakan tahun ketujuh diadakaannya kompetisi ini, dimana tema yang diangkat kali ini adalah ”Raising Awareness of Gastrointestinal Tract Disease to Improve the Health and Well-Being of the Agricultural Community”.
Sekali kali selamat kakak-kakak untuk kemenangannya di Hypothalamus Competition 2021
JUARA 1 POSTER PUBLIK
Revina Raissa Gunawan – MYRC 18 1209
Sanjaya Winarta – MYRC 18 1215