Malaria merupakan salah satu penyakit yang dapat mengancam jiwa. Penyakit ini merupakan infeksi yang umum terjadi pada manusia bahkan hingga saat ini malaria masih menjadi suatu ancaman kesehatan global karena merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Angka morbiditas dan mortalitas penyakit ini tinggi khususnya di daerah endemik, selain itu malaria juga berdampak pada beban ekonomi dan sosial. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan seperti pemberian kelambu maupun pembuatan vaksin antimalaria. Penelitian mengenai vaksin antimalaria sudah dilakukan sejak beberapa dekade terakhir, namun untuk memperoleh vaksin yang terbukti efektif membutuhkan waktu yang lama. Bagaimana efikasi dan efektivitas dari vaksin antimalaria? Dapatkah vaksin tersebut mencegah infeksi malaria?
Journal Reading kali ini mengangkat tema “Malaria Vaccine : Would We Able To Change The Course of History?” yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting pada tanggal 16 Oktober 2021. Kali ini pemateri yang diundang adalah Muh. Naufal Zuhair yang membahas jurnal dengan judul “Efficacy of a low-dose candidate malaria vaccine, R21 in adjuvant Matrix-M, with seasonal administration to children in Burkina Faso : a randomised controlled trial” dimana jurnal tersebut membahas tentang cara kerja vaksin secara umum, cara kerja vaksin antimalaria, serta bagaimana efikasi dan efektivitas dari vaksin tersebut. Tentunya acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan mahasiswa yang tertarik untuk mengetahui perkembangan vaksin anti malaria. Sangat banyak ilmu dan informasi baru yang didapatkan dari pemateri yang sangat informatif dan interaktif ini. Sehingga diharapkan peserta kali ini dapat mengetahui informasi terbaru dan valid mengenai vaksin malaria seperti yang telah disampaikan.
#MedicalYouthResearchClub
#ResearchIsFun




































