MY JUHSSI: MINI SYMPOSIUM Part 1 – “World vs Covid-19: Can we win this war?”

COVID-19 (coronavirus disease 2019) merupakan penyakit yang disebabkan oleh Coronavirus jenis baru yaitu SARS-CoV-2 yang dilaporkan pertama kali di Wuhan, Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019. Tim peneliti WHO (World Health Organization) berpikir bahwa kelelawar adalah pembawa virus pertama dan menularkannya ke hewan lain yang kemudian ditularkan ke manusia. Meskipun ada kemungkinan lain kelelawar dapat menginfeksi COVID-19 ke manusia secara langsung.

Hingga saat ini COVID-19 masih menjadi tantangan dan permasalahan kesehatan bagi tenaga medis di seluruh dunia karena tingkat penyebarannya yang terbilang cepat. Berdasarkan data yang dilansir oleh Worldometers, SARS-CoV-2 telah menginfeksi sebanyak 221 negara di seluruh dunia. Sehingga pada 9 Maret 2020 WHO (World Health Organization) secara resmi mendeklarasikan COVID-19 sebagai pandemi. 2 Maret 2020 Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus COVID-19 pertama di Indonesia yang menimpa dua warga Depok, Jawa Barat. Seiring dengan berjalannya waktu jumlah kasus yang tercatat serta tingkat kematian terus meningkat termasuk di Indonesia sendiri. Oleh karena itu, Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan beberapa protokol kesehatan yang dipandu secara terpusat oleh Kementerian Kesehatan RI untuk mencegah adanya penyebaran virus yang tidak terkendali dan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan diri akan COVID-19 ini.

Telah banyak usaha yang kita lakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Mulai dari karantina mandiri, protokol kesehatan 4M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan), berjemur di pagi hari, makan makanan yang bergizi serta minum vitamin dengan rutin untuk meningkatkan imunitas tubuh, melakukan skrining COVID-19 hingga upaya vaksinasi.

Skrining COVID-19 merupakan langkah yang sangat penting untuk kita lakukan dalam mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Namun ironinya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui betapa pentingnya skrining dan apa saja manfaat dari skrining tersebut. Selain skrining, belakangan ini sedang hangat-hangatnya berita dan informasi yang beredar mengenai vaksinasi. Informasi serta berita yang beredar mengenai vaksinasi tersebut menyebabkan tidak sedikit masyarakat menolak untuk dilakukan vaksinasi. Sementara kita tahu bahwa vaksinasi merupakan upaya pencegahan penularan COVID-19 terbaik saat ini. Oleh karena banyaknya isu-isu yang beredar di masyarakat saat ini, dibutuhkan suatu kegiatan interaktif yang dapat mengajak mahasiswa serta masyarakat umum untuk turut serta membahas dan mengkaji topik serta isu-isu yang beredar di bidang kesehatan saat ini yang terangkum dan terpublikasi dalam bentu MY Juhssi – MINISO (Mini Symposium). Mini Symposium kali ini mengangkat tema “World vs COVID-19 : can we win this war?” yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom pada tanggal 19 Maret 2021. Adapun narasumber yang kami hadirkan adalah dr. Firdaus Kasim, M.Sc. dan dr. Munawir, M.Kes. Para narasumber membahas mengenai apa jenis-jenis vaksin dan skrining yang ada di Indonesia saat ini, bagaimana cara kerja dari vaksin serta skrining COVID-19, persiapan yang harus dilakukan sebelum kita vaksinasi, jenis tes apa yang paling ideal untuk mendeteksi COVID-19, kapan waktu paling tepat untuk dilakukan skrining serta bagaimana pengalaman narasumber dalam melakukan vaksinasi dan skrining.

Diharapkan setelah mengikuti MINISO ini, mahasiswa dan masyarakat bisa lebih menyadari dan mengetahui tentang pentingnya vaksinasi dan skrining sebagai upaya pencegahan COVID-19.

#MedicalYouthResearchClub
#ResearchIsFun

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *